Jalan Tengah Sempurna
"Jalan Suci seorang bijaksana ada empat khawatir
karena belum satu pun yang kulakukan :
Apa yang kuharap dari anakku,
belum tentu kulakukan kepada orangtuaku;
Apa yang kuharap dari Menteriku,
belum tentu kulakukan pada Rajaku;
Apa yang kuharap dari adikku,
belum dapat kulakukan pada kakakku;
Apa yang kuharap dari temanku,
belum tentu kuberikan terlebih dahulu;
Di dalam menjalankan kebijakan sempurna,
berhati-hati membicarakannya,
Bila ada kekurangannya, aku tidak berani
tidak sekuat tenaga mengusahakannya;
Dan bila berkelebihan,
aku tidak berani menghamburkannya;
Maka di dalam berkata-kata,
selalu ingat akan perbuatan dan
di dalam berbuat selalu ingat akan kata-kata;
Bukanlah demikian ketulusan hati seorang bijaksana".
(Kitab Tengah Sempurna Chung Yung)